Agustus 30, 2025

Midchinaoysterbayny – Keistimewaan dan Kelezatan Masakan Klasik yang Tak Terlupakan

Masakan Cina memiliki sejarah panjang yang sudah berusia ribuan tahun

restoran china
2025-05-24 | admin

Di Balik Rasa: Kontroversi Restoran China yang Mengundang Sorotan Dunia

Restoran China telah lama dikenal sebagai penyaji kuliner yang menggoda selera. Dari dim iam-love.co sum yang lembut hingga mie Sichuan yang pedas, restoran-restoran ini menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kuliner global. Namun, di balik popularitasnya yang mendunia, sejumlah restoran China juga menuai kontroversi. Mulai dari isu kebersihan, penggunaan bahan makanan tidak lazim, praktik bisnis yang dianggap tak etis, hingga sentimen budaya yang memicu perdebatan internasional.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai kasus restoran China yang pernah menjadi sorotan karena kontroversinya, serta bagaimana hal ini memengaruhi persepsi publik dan industri kuliner itu sendiri.

1. Kasus Restoran dengan Menu Ekstrem: Ular, Anjing, hingga Kelelawar

Salah satu kontroversi paling menonjol terkait restoran China adalah penggunaan bahan makanan yang dianggap ekstrem atau tabu di banyak budaya.

Beberapa restoran di China daratan diketahui menyajikan:

  • Sup kelelawar

  • Daging anjing

  • Ular dan serangga eksotis

Meskipun beberapa jenis makanan ini telah lama menjadi bagian dari tradisi lokal di wilayah tertentu, kehadirannya dalam menu restoran modern—terutama saat viral di media sosial—sering memicu kemarahan publik internasional.

Kasus paling mencolok terjadi pada tahun 2020 saat viral video sup kelelawar yang dikaitkan (meskipun keliru) dengan awal mula pandemi COVID-19. Meskipun fakta ilmiah tidak membuktikan kaitannya secara langsung, restoran yang menyajikan menu ekstrem ini langsung menjadi target protes dan boikot.

2. Isu Kebersihan dan Praktik Sanitasi yang Diragukan

Sejumlah restoran China juga menjadi pusat perhatian karena standar kebersihan yang buruk. Di beberapa kota besar, baik di China maupun di luar negeri, ditemukan restoran dengan kondisi dapur yang tidak higienis, penggunaan kembali minyak goreng (reused oil), atau pengolahan bahan mentah yang melanggar aturan sanitasi.

Contohnya:

  • Di Beijing, pernah ditemukan sebuah restoran hotpot terkenal menggunakan “minyak daur ulang dari limbah dapur”.

  • Di Amerika Serikat, beberapa restoran China diinspeksi dan mendapat skor rendah karena penyimpanan makanan yang tidak sesuai dan infestasi tikus.

Meskipun tidak semua restoran China seperti itu, kasus-kasus ini menyebabkan stigma yang tidak adil terhadap banyak pengusaha restoran China yang jujur dan profesional.

3. Praktik Bisnis yang Dianggap Curang

Kontroversi juga muncul dari praktik bisnis yang manipulatif, seperti:

  • Menyajikan menu dengan foto dan nama yang berbeda dari kenyataan.

  • Harga tersembunyi yang tidak diinformasikan dengan jelas pada menu.

  • Penggunaan bahan pengganti murahan tanpa pemberitahuan, misalnya mengganti daging sapi dengan daging babi murah.

Salah satu kasus besar terjadi di kota Shanghai, di mana sebuah restoran China terkenal ketahuan menjual masakan ayam kampung premium padahal menggunakan ayam broiler biasa. Pelanggan merasa tertipu, dan restoran tersebut dihujat habis-habisan di media sosial hingga ditutup.

4. Simbolisme Politik dan Sentimen Budaya

Beberapa restoran China juga terseret dalam kontroversi karena penggunaan simbol politik atau budaya yang sensitif.

Contoh:

  • Sebuah restoran di Vancouver, Kanada, menuai protes karena dekorasinya menggunakan bendera Partai Komunis China, yang dianggap provokatif oleh komunitas lokal yang pro-demokrasi.

  • Restoran lain di Hong Kong menggunakan tema revolusi budaya, lengkap dengan foto Mao Zedong, yang memicu reaksi keras dari warga senior yang mengalami trauma masa itu.

Hal-hal seperti ini menunjukkan bagaimana kuliner bukan hanya soal rasa, tapi juga identitas, sejarah, dan sensitivitas budaya.

5. Reaksi Masyarakat dan Pengaruh Media Sosial

Media sosial memainkan peran besar dalam memunculkan dan menyebarkan kontroversi restoran China. Dengan cepatnya penyebaran informasi—baik yang benar maupun hoaks—restoran bisa kehilangan reputasi dalam hitungan jam.

Contohnya:

  • Di TikTok dan Weibo, video pelanggan yang menemukan benda asing dalam makanan sering viral dan menimbulkan gelombang boikot.

  • Di YouTube, banyak food vlogger yang membongkar praktik-praktik tidak lazim di dapur restoran.

Namun, tak jarang pula terjadi salah informasi atau framing berlebihan, di mana restoran yang sebetulnya tidak bersalah menjadi korban pemberitaan yang tidak akurat.

6. Upaya Perbaikan dan Respons Industri

Tidak semua kontroversi berakhir buruk. Banyak restoran China yang mengambil pelajaran dan memperbaiki diri setelah mendapat kritik.

Beberapa langkah positif yang dilakukan:

  • Menjalani sertifikasi kebersihan dan audit mandiri

  • Meningkatkan transparansi bahan makanan

  • Mengadopsi teknologi dapur bersih dan sistem pemesanan digital

Di kota besar seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou, muncul gerakan restoran “New Chinese Cuisine” yang lebih modern, bersih, dan transparan, dengan tujuan memulihkan kepercayaan publik.

Kesimpulan: Antara Tradisi, Bisnis, dan Tuntutan Modern

BACA JUGA: Menikmati Kuliner Malam di Dieng: Rekomendasi Tempat Makan Wajib Dicoba

Kontroversi yang melingkupi restoran China menunjukkan bahwa kuliner tidak pernah lepas dari konteks sosial, budaya, dan ekonomi. Di satu sisi, kekayaan tradisi kuliner China sangat mengagumkan dan layak diapresiasi. Namun di sisi lain, praktik-praktik yang tidak sesuai dengan standar modern, atau yang menyentuh isu sensitif, bisa dengan cepat menjadi bumerang.

Masa depan restoran China tergantung pada kemampuannya untuk menjaga kualitas, beradaptasi dengan tren global, serta menghormati nilai-nilai lokal di tempat mereka beroperasi. Ketika rasa yang otentik bertemu dengan praktik etis dan transparansi, restoran China akan terus menjadi bintang di dunia kuliner internasional—tanpa harus diwarnai oleh kontroversi yang tidak perlu.

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-05-24 | admin4

Menikmati Kuliner Malam di Dieng: Rekomendasi Tempat Makan Wajib Dicoba

Dieng, yang dikenal dengan keindahan alamnya, bukan hanya menawarkan pemandangan luar biasa, tetapi juga pengalaman kuliner yang tak kalah menarik. Ketika malam tiba, Dieng memiliki sejumlah tempat makan yang menyajikan kuliner khas dan makanan lokal yang wajib dicoba. Dengan udara sejuk di dataran tinggi dan suasana yang tenang, menikmati hidangan malam di Dieng menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menyegarkan. Berikut adalah beberapa rekomendasi kuliner malam hari di Dieng yang harus Anda coba.

1. Nasi Goreng Dieng

Nasi Goreng Dieng adalah hidangan khas yang banyak ditemukan di warung-warung makan malam di kawasan ini. Nasi goreng ini memiliki cita rasa yang khas dengan bumbu rempah yang gurih dan pedas. Beberapa warung makan di Dieng menawarkan nasi goreng yang disajikan dengan telur ceplok, ayam, atau bahkan sosis sebagai pelengkap. Nasi Goreng Dieng cocok dinikmati saat udara malam yang dingin karena rasanya yang hangat dan mengenyangkan. Anda bisa menikmati nasi goreng ini sambil menikmati suasana malam Dieng yang tenang.

2. Sate Sapi Dieng

Sate sapi di Dieng adalah salah satu kuliner yang cukup populer dan mudah ditemukan di kawasan ini. Daging sapi yang empuk dan dibumbui dengan bumbu kacang khas membuat sate ini begitu nikmat. Pada malam hari, Anda bisa menemui penjual sate sapi di berbagai sudut jalan atau kawasan wisata Dieng. Biasanya, sate sapi Dieng disajikan dengan lontong atau nasi putih yang menambah kenikmatannya. Jika Anda berkunjung ke Dieng pada malam hari, jangan lewatkan untuk mencicipi sate sapi yang menggugah selera ini.

3. Mie Ongklok

Mie Ongklok adalah kuliner khas Dieng yang sangat terkenal di kalangan wisatawan, terutama pada malam hari. Mie ongklok adalah mie yang disajikan rtp rajazeus dengan kuah kental yang terbuat dari campuran tepung kanji, bawang putih, dan bumbu rempah. Mie ini memiliki tekstur kenyal yang berpadu dengan kuah yang kental dan gurih. Biasanya, mie ongklok disajikan dengan irisan daging ayam, tahu, dan sayuran. Makanan ini sangat cocok dinikmati pada malam hari karena memberikan kehangatan dan kenyamanan di tengah suhu dingin Dieng.

4. Gudeg Dieng

Meskipun gudeg dikenal sebagai makanan khas Yogyakarta, di Dieng Anda juga bisa menikmati hidangan gudeg yang khas dengan cita rasa unik. Gudeg Dieng disajikan dengan nasi putih, ayam suwir, tahu, dan tempe yang dimasak dalam santan dengan bumbu rempah khas. Rasanya yang manis gurih membuat gudeg ini menjadi pilihan kuliner malam yang populer di Dieng. Ada beberapa warung makan di Dieng yang menawarkan gudeg ini, baik sebagai menu utama maupun sebagai lauk pendamping.

5. Roti Bakar dan Minuman Hangat

Malam hari di Dieng yang dingin menjadi lebih nikmat dengan menikmati roti bakar yang hangat. Banyak warung atau kedai kecil di Dieng yang menawarkan roti bakar dengan berbagai pilihan topping, seperti selai kacang, cokelat, keju, dan susu kental manis. Roti bakar ini sering disajikan dengan minuman hangat seperti teh manis, kopi, atau susu jahe yang sangat cocok untuk menghangatkan tubuh setelah seharian berkeliling Dieng. Menikmati roti bakar sambil bersantai di malam hari menjadi salah satu aktivitas kuliner yang menyenangkan di Dieng.

6. Jagung Bakar Dieng

Jagung bakar merupakan salah satu camilan yang sangat populer di Dieng, terutama pada malam hari. Di beberapa tempat wisata Dieng, Anda akan menemukan pedagang yang menjual jagung bakar dengan berbagai rasa, mulai dari manis, pedas, hingga asin. Jagung bakar ini sangat cocok dinikmati sambil menikmati udara malam yang segar dan suasana sekitar yang tenang. Camilan ini mudah ditemukan di area sekitar Telaga Warna atau Kawah Sikidang, menjadikannya pilihan tepat untuk mengisi perut di malam hari.

7. Wedang Jahe dan Sekoteng

Untuk menghangatkan tubuh di malam yang dingin, Anda bisa mencoba wedang jahe atau sekoteng yang banyak dijual di Dieng. Wedang jahe adalah minuman tradisional yang terbuat dari jahe segar, gula merah, dan rempah lainnya, memberikan rasa hangat dan pedas yang menyegarkan. Sementara itu, sekoteng adalah minuman hangat yang terbuat dari kacang hijau, kelapa, dan manisan yang biasanya disajikan dengan tambahan jahe. Kedua minuman ini cocok untuk menemani perjalanan kuliner malam Anda di Dieng.

Dieng menawarkan berbagai pilihan kuliner malam yang unik dan lezat, mulai dari nasi goreng, sate sapi, hingga mie ongklok yang khas. Selain itu, minuman hangat seperti wedang jahe dan sekoteng juga menjadi pilihan sempurna untuk menghangatkan tubuh di malam yang dingin. Wisata kuliner malam di Dieng tidak hanya memuaskan perut, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dengan suasana yang sejuk dan tenang. Jangan lupa untuk mencicipi berbagai hidangan khas ini ketika Anda berkunjung ke Dieng pada malam hari!

Baca Juga: 8 Oleh-oleh Khas Lembang Bandung yang Enak-enak

Share: Facebook Twitter Linkedin
Makanan Khas Lembang Bandung
2025-05-21 | admin9

8 Oleh-oleh Khas Lembang Bandung yang Enak-enak

Bagi Kamu yang sedang berwisata di Bandung, tentunya di daerah Lembang. Maka kamu harus mencoba beberapa makanan khas dari daerah yang sedang kamu kunjungi ini. Lembang merupakan satu daerah di Bandung yang memiliki berbagai objek wisata yang asyik untuk dikunjungi, begitu pula dengan makanan atau oleh-oleh khas daerah ini menjadi suatu hal yang menarik untuk kamu coba. Langsung saja ini dia 7 oleh-oleh khas Lembang Bandung yang wajib dicoba dan dibawa pulang;

1. Tahu Susu Lembang

Jika kamu sedang ada di Lambang, kamu harus coba oleh-oleh khas Lembang yang satu ini. Tahu Susu Lembang yang berlokasi di Jalan Raya Lembang Nomor 177, Jayagiri. Perbedaannya dengan tahu lain, tahu susu ini diolah dengan mencampurkan susu murni pada kedelai. Karena itulah, tahu susu ini memiliki citarasa yang berbeda dari tahu lainnya. Rasa tahu susu Lembang lebih gurih dan isian yang lebih padat. Disini juga tersedia Tahu Mentega, yaitu tahu yang diolah dengan menggunakan margarine dan sedikit garam. Keunikan lainnya dari Tahu Susu Lembang adalah adanya POM Tahu, jadi seperti berada di POM Bensin. POM Tahu ini dibuat dengan konsep menyerupai Pom Bensin atau drive thru. Jadi, kamu bisa berbelanja tahu tanpa perlu turun dari mobil. POM adalah singkatan dari Pusat Orang Makan. Karena dibuat tanpa bahan pengawet, tahu susu ini hanya tahan selama 2 hari.

2. Tahu Tauhid

Tahu tauhid sudah sangat terkenal dengan teksturnya yang lembut, kenyal, dan rasanya yang sedap. Saat ini Tahu Tauhid sudah memiliki dua cabang, yaitu Tahu Tauhid I di Jl. Cijeruk belakang PLN Lembang, dan Tahu Tauhid II di Jl Maribaya dekat De’Ranch. Di Tahu Tauhid Lembang, kamu dapat langsung menikmati tahu yang digoreng langsung. Di sana juga terdapat beberapa gerai penjual makanan seperti bandrek, bajigur, jagung bakar, sate, dan sebagainya.

Baca Juga : 5 Restoran Chinese Halal di Medan: Menikmati Hidangan Lezat Tanpa Ragu

3. Susu Murni KPSBU

Oleh-oleh khas Lembang yang berikutnya adalah susu murni KPSBU berlokasi di kompleks Pasar Panorama Lembang. Harga seliter susu murni di KPSBU ini adalah sekitar Rp 6.000,00 (Juli 2016). Selain susu murni, Anda juga bisa membeli yoghurt, permen susu, nogat susu, kerupuk susu, dan juga tahu susu. Buat kamu yang berasal dari luar kota Bandung, sebaiknya siapkan cooler box jika memang berniat untuk membeli susu murni di KPSBU.

4. Es Mambo & Yoghurt Lembang

Es Mambo & Yoghurt Lembang berlokasi di Jl Cijeruk No 19, Lembang. Lokasinya tak jauh dari Tahu Tauhid I. Di toko ini, kamu bisa membeli es mambo (es lilin) dan juga es yoghurt. Es mambo batangannya tersedia dalam berbagai rasa, mulai dari strawberry, ketan hitam, durian, alpukat, dan lainnya. Es yoghurtnya bisa bertahan hingga beberapa jam sebelum mencair.

5. Keripik Singkong Karmel

Di Lembang, ada satu tempat ibadah sekaligus ziarah yang bernama Pertapaan Karmel OCD. Tempat slot joker ini merupakan salah satu tempat favorit orang Kristiani untuk berdoa karena cukup banyak doa yang terkabul bila Anda berdoa di sini. Di halaman depan Karmel, ada cukup banyak pedagang makanan. Salah satunya adalah penjual keripik singkong. Keripik singkong karmel ini terkenal enak. Ada dua macam keripik singkong yang dijual, yaitu yang bulat tipis dan yang panjang dengan tekstur agak tebal. Keripik Singkong Karmel ini biasanya hanya dijual pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Katanya nih, yang paling enak adalah yang bermerk “PADASUKA”. Jika berkunjung ke tempat ini cobain ya.

6. Ketan Bakar

Ada banyak penjual ketan bakar di sekitar Lembang tentunya di pusat-pusat keramaian. Ketan bakar yang dipotong-potong bentuk persegi, kemudian dibakar dan disantap dengan sambal oncom dan serundeng hanya bisa kamu coba disini. Penjual paling banyak berderetan di sekitar Pasar Lembang.

7. Serba Susu

Selain di KPSBU, ada salah satu tempat lagi yang memiliki berbagai olahan dari susu. Serba Susu Lembang yang berdiri sejak tahun 2009 ini berlokasi di Jl Sesko AU No 7, Lembang. Lokasinya tidak sulit dicari karena berada di ujung jalan Sesko AU. Produk-produk yang dijual di Serba Susu ini cukup banyak. Ada dodol susu, nogat susu, yoghurt, dodol susu, pie susu, kerupuk susu, rempeyek susu, donat susu, es mambo, dan sebagainya.

8. Bratwurst Rumah Sosis

Pernah mendengar Rumah Sosis? Tempat ini menjual berbagai macam sosis dan salah satunya adalah bratwurst (sosis jerman). Ada banyak jenis sosis yang dijual di Rumah Sosis, mulai dari Beef Garlic, Black Pepper, Chicken Chipolata, Beef Bockwurst, Mini Bockwurst, Cheesy Super, Mini Cheesy, atau Big Bockwurst. Rumah Sosis pun mengklaim bahwa produk sosisnya dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan, dan MSG. Sosisnya pun rendah lemak dan dibungkus dengan bahan rumput laut sehingga tidak perlu dikupas. Saat ini Rumah Sosis dapat Anda temukan di TAHU SUSU LEMBANG Jalan Raya Lembang No. 177, Lembang.

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-05-05 | admin3

5 Restoran Chinese Halal di Medan: Menikmati Hidangan Lezat Tanpa Ragu

Medan, kota terbesar di Sumatera Utara, dikenal dengan keragaman kuliner yang luar biasa, termasuk masakan Tionghoa yang sangat populer. Namun, bagi sebagian orang, mencari restoran Chinese food halal bisa menjadi tantangan. Untungnya, di Medan, ada beberapa restoran China yang menyajikan hidangan lezat tanpa menggunakan bahan yang tidak halal, seperti daging babi atau alkohol. Berikut adalah lima restoran Chinese halal di Medan yang wajib Anda coba.

1. Hai Kou Restaurant Wajir

Hai Kou Restaurant adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati hidangan Chinese yang halal di Medan. Terletak di Jl. Kol. Sugiono, restoran ini menyajikan berbagai masakan khas Tionghoa dengan cita rasa yang autentik, namun tetap memperhatikan kehalalannya. Mereka tidak menggunakan daging babi dalam setiap menu mereka, menggantinya dengan daging ayam, sapi, atau seafood segar.

Menu yang paling disukai di sini adalah Ayam Kuluyuk dan Kwetiau Siram. Ayam Kuluyuk diolah dengan bumbu manis dan asam yang khas, sementara Kwetiau Siram disajikan dengan kuah yang gurih, penuh dengan sayuran dan potongan daging sapi atau ayam. Tak hanya itu, suasana restoran ini juga sangat nyaman dengan desain interior yang modern, cocok untuk makan bersama keluarga atau pertemuan bisnis.

2. Bakso Sapi Akhun

Walaupun bernama “Bakso Sapi Akhun”, restoran ini menyajikan lebih dari sekadar bakso. Terletak di Komplek MBC, Medan, restoran ini terkenal dengan bakso daging sapi yang lezat dan beragam menu khas Tionghoa lainnya. Bakso Sapi Akhun menawarkan hidangan berbahan dasar sapi yang dijamin halal. Selain bakso sapi, Anda bisa menikmati berbagai pilihan menu seperti Kwetiyao Siram dan Nasi Goreng Special.

Yang menarik dari Bakso Sapi Akhun adalah penggunaan bahan baku yang berkualitas, serta bumbu yang otentik namun disesuaikan dengan selera lokal. Semua bahan diolah dengan cara yang bersih dan halal, sehingga pengunjung tak perlu khawatir saat menikmati hidangan di sini.

3. Kwetiau Akuang

Jika Anda penggemar kwetiau, restoran Kwetiau Akuang di Medan bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di Jl. Pagaruyung, Kwetiau Akuang dikenal dengan hidangan kwetiau yang dimasak dengan cara tradisional, menggunakan arang sebagai sumber panas. Proses memasak yang unik ini memberikan cita rasa smokey yang khas pada setiap hidangan.

Di Kwetiau Akuang, semua hidangan yang disajikan bebas dari bahan-bahan yang tidak halal. Anda bisa menikmati berbagai menu seperti Kwetiau Siram Ayam, Kwetiau Siram Seafood, atau Kwetiau Daging Sapi yang lezat. Suasana restoran ini yang sederhana rajazeus slot namun nyaman membuatnya menjadi tempat favorit untuk makan bersama keluarga atau teman-teman.

4. Mie Zhou

Mie Zhou adalah restoran yang menawarkan beragam hidangan mie khas Tionghoa dengan cita rasa yang nikmat. Terletak di Jl. Timor, Mie Zhou terkenal dengan mie telur kenyal yang dibuat sendiri dan wantan udang saus 3 rasa yang menggugah selera. Restoran ini menyajikan hidangan yang seluruhnya halal, menggunakan ayam atau daging sapi sebagai pengganti daging babi.

Beberapa menu favorit di Mie Zhou antara lain Mie Ayam Bakso, Mie Siram Seafood, dan Wantan Udang. Bagi para pecinta mie, Mie Zhou menjadi pilihan yang sangat pas untuk menikmati hidangan mie dengan kualitas terbaik. Selain itu, restoran ini juga dikenal dengan layanan yang ramah dan tempat yang nyaman untuk makan santai.

5. Cerita Kampung

Beralamat di Jl. Sumatera, Cerita Kampung adalah restoran dengan konsep tradisional yang menyajikan masakan Tionghoa halal. Restoran ini menawarkan berbagai hidangan yang menggunakan bahan-bahan halal, seperti ayam, sapi, dan seafood segar. Konsep interior yang mengusung tema peranakan dengan perabotan bambu membuat restoran ini terasa seperti kembali ke masa lalu, memberikan suasana yang tenang dan nyaman untuk bersantap.

Menu yang paling populer di Cerita Kampung adalah Ayam Siauw, Nasi Goreng Kampung, dan Tumis Sayur yang disajikan dengan bumbu khas Tionghoa. Keunikan lain dari restoran ini adalah pemilihan bahan-bahan yang segar dan cara memasak yang otentik, membuat hidangan terasa lezat dan sehat.

BACA JUGA: Menu Istimewa Restoran China di Jogjakarta: Eksplorasi Rasa Otentik yang Menggoda

Share: Facebook Twitter Linkedin